Seseorang dikatakan memiliki sifat taqwa (MUTTAQUN) kalau ia memiliki 2 sifat :
- Mengutamakan fara'idh di atas nawafil, yaitu mengutamakanamal wajib atas amal sunah
- taqarrub bin nawafil, yaitu berusaha mendekatkan diri pada Allah dengan amal-amaln sunah
Allah SWT meyediakan balasan kebaikan yang berlipat ganda bagi insan yang berTAQWA yang diberikan baik didunia dan akherat al :
- mendapatkan kemudahan
- mendapat pengampunan dosa
- mendapat Mahabbatullah
- mandapat Maiyyaullah
- mampu memahami Al-Qur'an
- mendapatkan derajat yang tinggi
- mendapat kehidupan penuh berkah
- mendapatkan busyra
- terjaga dari makar musuh
- amalnya diterima
- Allah melindungi keturunannya
- selamat dari bencana
- mendapat ilmu yang bermanfaat
- mendapat bashirah
- mendapat balasan surga
Kemudahan yang diberikan Allah pada hamba yang bertaqwa adalah makhrajan, yaitu solusi atas segala kesulitan hidup yang dihadapi dan pemberian rezeki dari jalan yang tidak disangka-sangka (Ath-Thalaq, 3, 4)
Allah akan mengAMPUNI dosa-dosa hamba yang terTAQWA dan menyediakan pahala yng berlipat ganda.
Tanda hamba yang diAmPuni dosanya adalah hatinya selalu suci, jiwanya bersih, akal dan pikirannya jernih.
Kesucian hati, kebersihan jiwa serta kejernihan akal akan melahirkan cara pandang yang cemerlang dan tindakan yang membawa kemanfaatan, baik dunia maupun akherat. (Ath-Thalaq, 5)
Allah memberikan jaminan akan melimpahkan rasa kecintaan (MHABBAH) kepada hamba yang berTAQWA. Tanda ketaqwaan seorang hamba yang kan mendapat jaminan MAHABBATULLAH adalah hamba yang selalu menepati janji. ( Ali Imran, 76 )
Allah SWT selalu menyertai hamba-hamba yang bertaqwa (MA'IYATULLAH)
Hamba yang paling perkasa adalah hamba yang mendapatma'iytullah karena Allah akan membimbing, menolong, melindungi dan mencukupi kebutuhannya (Al-Baqarah 194)
Tinggi rendahnya derajad seseorang berpulang pada tinggi rendahnya tingkat ketaqwaan ( Al Hujurat, 13)
Allah menjanjikan keberkahan hidp bagi orang yang bertaqwa. Berkah adalah kehdipan yang selalu membuahkan kebaikan. Berkah kehidupan oleh Allah akan didatangkan dari langit dan bumi ( Al-Araf, 96). Selain itu Allah meneurunkan azab bagi hamba yang mendatangkan kedustaan ( Ar Rum, 41)
Orang yang bertaqwa akan dijamin mendapatkan Busyra, yaitu kabar gembira yang selalu menyertai setiap langkahnya. Orang orang yang mendapat Busyra akan selalu gembira dan penuh optimis dalam menghadapi kehidupan, seberapa sulit dan apapun keadaannya ( Yunus, 64)
Kepada hamba-hamba yang bersabar dan bertaqwa Allah memberikan jaminan keselamatan dari makar musuh-musuhnya. Sehebat apapun makar musuh, secanggih apaun konspirasi yang dilakukan , TIDAK akan mencelakai hamba-hamba yang bertaqwa (Ali Imran 120)
Tidak semua amal hamba diterima Allah SWT. Ada sebagaian yang fitolak dan bahkan menjadi laksana debu yang beterbangan. Allah hanya menerima amal yang didasari keTAQWAan (Al-Maidah, 27)
OrangTua yang bertaqwa akan menjadi sebab anak-anaknya terjaga dari musibah. Kisah ini dapat lihat dalam QS surat Al Kahfi ayat 82
KeTAQWAan dapay menjaddi benteng yang kokoh dala melindungi kita dari berbagai musibah yang aakan terjadi ( Fushshilat, 18 dan Al Anfal, 33)
Orang yang bertaqwa akan mendapat Bashirah yaitu ketajaman pandangan sehingga mampu membedakan antara yang hak dengan yang batil. Banayak orang mengenal antara Hak dan Batil akan tetapi kETIADAan TAQWA pada jiwanya menyebabkan dirinya tidak mampu membedakan Hak dan Batil (Al Anfal, 29)
Balasan Allah yang terbaik bagi insan bertaqwa adalah surga ( Maryam, 63)
MAU TIDAK kalian menjadi manusia yang berTAQWA ?
Nah kalau mau, aku tunjukkan jalannya !
Jalan menuju TAQWA itu al :
- MAHABBATULLAH
- MURAQABATULLAH
- THA'ATULAH
- MUJAHADAH
- TAUBAT
- MUHASABAH
- MAKRIFAT
- DAKWAH(berDOA)
Mahabbatullah artinya mencintai Allah SWT. Orang yang memiliki rasa cinta kepada Allah akan merasa ringan menjalankan perintah dan menejauhi larangan yang dicintainya. Dengan mmenuruti perintah dan menjauhi larangan Allah itulah seseorang akan meraih TAQWA.
Perhatikan pernyataan Ibnu Qayyim Al Jauziyyah :"Mahabbatullah ibarat POHON dalam HATI, Akarnya merendahkan hati di hadapan Zat yang dicintainya, Benteng plindungnya adalah makrifat kepadaNYa, Rantingnya adalah rasa Takut kepada siksa Nya, Daun-Daunnya adalah rasa malu kepadaNYA, Air yang menyirami adalah dzikir kepadaNYA setiap saat.
Barangsiapa memiliki Mahabbatullah maka Allah akan melindunginya dan tidak akan menyiksanya. Untuk lebih memahami Mahabbatullah bukalah QS surat Al-Baqarah, 165 dan Al Maidah, 18
Muraqabatullah adalah merasa selalu diawasi Allah. Sifat Muraqabatullah menjadi sistem kontrol dalam sikap, perbuatan dan tingkah laku kita. Sifat Muraqabatullah bila sudah tertanam dalam hati maka saat ramai, sepi, gelap, terang, diawasi atau tidak diawasi, kita akan tetap berjalan dengan auturan-aturan yang telah ditetapkan Allah SWT
Kapan dan dimanapun kita berada Allah dan para malaikatNYa akan terus mengawassi kita ( Qaf, 18)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar